Skincare Empties : Februari 2018 - About Skincare

Skincare Empties : Februari 2018

Skincare Empties : Februari 2018

Hai semuanya, gw kembali untuk menulis blog post terbaru. Kali ini gw menulis tentang skincare yang gw pakai sampai habis tak bersisa.



Gak begitu banyak sih skincare empties gw awal bulan Februari ini. Pengen beli skincare baru lagi, tapi apa daya, masih menjadi freelancer hahahaha 😂😂.


Skincare Empties : Februari 2018 2



 Kalau kalian liat fotonya aja nih, cuma ada 2 kategori doang loh diatas, Acid dan Oil, udah.

1. Erha 21 Acne Care Lab Clarifying Gel

Ulasan lengkap tentang produk ini bisa kalian klik Erha 21. Di gw, produk ini sangat tidak membantu untuk mengurangi sebaceous filaments dan jerawat. Tapi ini bisa banget buat mengurangi kemerahan (akibat PIE) dan minyak berlebih pada wajah. Tapi, tadi itu hanya dipakai single use ya, alias si Erha 21 aja.

Nah, kalau kalian pakai Erha 21 terus lanjut acid exfoliant lain, bakal berasa perbedaannya. Makanya, setelah gw menggunakan Erha 21 ini, gw menggunakan Theraskin BHA Toner.

Tidak akan repurchase


2. Glikoderm Soothing Skin Toner with Poly Hydroxy Acid 4%

Setelah menggunakan produk ini sampai habis, gw bingung nih efek si PHA ini. Dibilang bisa eksfoliasi kulit, kok gak berasa. Dibilang sebagai hydrating toner, kok hanya basah di permukaan kulit doang. Akhirnya, gw pakai sebagai step pertama sebelum eksfoliasi pakai asam. Dan memang, ternyata efek PHA ini mirip sama Erha 21 sebagai "pembantu", biar lebih bersih aja wajah kalian.

Efek soothing-nya? Gw gak ngerasa sama sekali.

Baca ulasan lengkap tentang Glikoderm Soothing Skin Toner with PHA 4%

Repurchase? Tidak

3. Elea Organics Rosehip Seed Oil

Beli dari bulan November sepertinya, dan habis tak bersisa. Rosehip Oil dari Elea yang gw beli ini kebetulan varietas Rosa Rubiginosa, biasanya dikasih yang varietas Rosa Canina. Efeknya? Seperti facial oil kebanyakan : moisturizing dan emollient. Tapi, Rosehip ini bisa untuk mencerahkan kulit karena tinggi akan Beta Karoten.

Rosehip Oil dari Elea Organics ini warnanya jingga kemerahan ya, bukan bening gitu dan teksturnya berat, tapi cepat sekali menyerap. Meninggalkan residu minyak? Iya pastinya, namanya juga pake minyak ke wajah.

Btw, gw sekarang suka tidur malam terus (saat artikel ini terbit ya), dan selalu jerawatan ketika jam tidur lewat dari 00.20. Tapi, semenjak pake Rosehip Oil dari bulan November tahun lalu, jerawat nggak pernah dateng, eiii 😙😙

Apakah facial oil merupakan skincare wajib pakai?


Repurchase? Pastinya! Ini merupakan carrier oil yang paling gw cinta. Akan ada postingan tentang facial oil blend yang melibatkan Rosehip Oil.

4. Purivera Botanicals Almond Oil

Nah, kalau ini gw nimbrung berdua dengan adik gw. Dia yang beli, gw ngikut nyicip aja. Kebetulan isinya 30ml dan botolnya beling clear gitu.

Kalau nggak dihabiskan berdua, apalagi cuma dipakai buat wajah aja, keburu tengik meskipun disimpan dalam lemari es / kulkas. Serius!. Grapeseed dari brand yang sama juga (Purivera Botanicals) sama adik gw ditaro di kulkas, dan tengik.

Sekian curhatnya, sekarang efeknya gimana? Sama aja sih kayak pake rosehip, terasa lembab dan moisturizing. Tapi bedanya, Almond Oil ini gak ada properties untuk mencerahkan ya. Almond Oil ini kalau gw pake single use, tanpa mix dengan Rosehip Oil yang gw punya, sangat sangat lembab dan berminyak. Teksturnya juga gak begitu berat kok, jadi Almond Oil dari Purivera ini cocok buat kulit normal sampai kering. Sebenarnya, semua tipe jenis kulit bisa cocok sama oil ini, trial and error lah.

Makanya, muncul dah tuh semacam jerawat lemak kalau pake Almond Oil brand ini aja.

Repurchase? Tidak, gw lebih suka dengan Rosehip Oil.



Nah, sekian deh postingan kali ini. Apa ada produk yang kalian ingin coba setelah baca empties gw?

You Might Also Like

0 komentar

Saya membaca setiap komentar kalian juga sangat mengapresiasi komentar baik yang negatif, positif, maupun yang biasa biasa aja. Please jangan spam / promosi di sini ya